Puisi karya: Maria Risanti Abon
Di hamparan hijau terbentang,
terajut kisah ketekunan yang lapang.
Tangan-tangan kokoh memegang cangkul,
menanam harapan dalam butir-butir kehidupan.
Keringatmu menetes, membasahi bumi,
menjadi pupuk harapan yang tak pernah mati.
Di bulir padi yang menguning permai,
tersimpan doa negeri agar tetap lestari.
Terima kasih, wahai pejuang pangan,
yang tak kenal lelah, berjuang tanpa beban.
Untukmu, negeri ini bertumbuh,
dari tanganmu, kehidupan menjalar utuh.

