Sapaan Redaksi

Sapaan Redaksi Mading Edisi Hari Tani Nasional

Pengelolah Mading Brigita Apolinaria Seonung, S.Pd

Oleh: Brigita Apolinaria Seonung, S.Pd

(Pengelolah Mading SMA Negeri 7 Kota Komba)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Salam hangat saya sampaikan kepada seluruh pembaca mading sekolah SMA Negeri 7 Kota Komba tercinta ini.

Hari ini, tanggal 24 September bukanlah hari biasa. Inilah Hari Tani Nasional, hari di mana kita diajak menundukkan kepala sejenak, memberi hormat pada mereka yang tak kenal lelah menjaga kehidupan: para petani. Dari tangan-tangan mereka yang akrab dengan lumpur, dari keringat yang jatuh ke tanah, lahirlah nasi yang kita santap, sayur yang kita hidangkan, dan buah yang kita nikmati. Sungguh benar pepatah yang mengatakan, “Bumi subur karena dijaga oleh tangan-tangan yang sabar.”

Petani adalah wajah kesederhanaan sekaligus ketangguhan. Mereka berjalan bersama matahari, menantang hujan, dan tetap menanam harapan meski kadang hasil tak sebanding dengan jerih payah. Dari mereka kita belajar makna ikhlas: memberi kehidupan tanpa banyak kata, tanpa pamrih.

Sebagai bentuk cinta dan apresiasi, kami mengajak siswa-siswa untuk menuliskan puisi sederhana tentang petani. Karya-karya itu kini hadir di mading ini, sebagai bunga-bunga kecil yang tumbuh dari rasa syukur dan hormat kami untuk para pahlawan pangan bangsa.

Akhir kata, mari kita panjatkan doa: semoga para petani selalu dianugerahi kesehatan, semoga masyarakat kian sadar untuk menghargai hasil bumi, dan semoga pemerintah memberi perhatian tulus bagi kesejahteraan mereka. Dan untuk kita semua, semoga tak pernah lagi ada butir nasi yang terbuang sia-sia.

Selamat Hari Tani Nasional. Hormat setinggi-tingginya untuk para penjaga kehidupan.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

6 komentar untuk “Sapaan Redaksi”

  1. Robertus Riser,S.Sos

    Petani adalah garda terdepan dalam membangun dan mempertahankan ketahanan pangan nasional.Legalitas dan legitimasi petani harus diakui sebagai sektor paling unggul dan perekonomian nasional,tanpa mereka kita tidak ada apa apanya,sewajarnya petani tidak dipersulit dengan harga pupuk yang mahal,pertimbangkan harga komoditas yang sewajarnya sesuai jerih lelah petani.Petani hebat Indonesia jaya.Salam hangat untukmu para petani Indonesia.

  2. Petani adalah garda terdepan dalam membangun dan mempertahankan ketahanan pangan nasional.Legalitas dan legitimasi petani harus diakui sebagai sektor paling unggul dan perekonomian nasional,tanpa mereka kita tidak ada apa apanya,sewajarnya petani tidak dipersulit dengan harga pupuk yang mahal,pertimbangka8n harga komoditas yang sewajarnya sesuai jerih lelah petani.Petani hebat Indonesia jaya.Salam hangat untukmu para petani Indonesia.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *