Arsitek Masa Depan Sejati

Puisi karya:

Di dalam genggammu, takdir terukir cemerlang,

Bukan pahatan besi, bukan palu yang kasar,

Namun kesabaran tulus, ketelatenan membimbing,

Kau bentuk jiwa, kau tegakkan menara ilmu.

Setiap aksara adalah fondasi kokoh,

Setiap wejangan adalah semen perekatnya,

Kau tata cita-cita, menjulang tinggi ke angkasa,

Demi putera-puteri, harapan Ibu Pertiwi.

Kau sulam makna cinta ke sanubari terdalam,

Kau tunjukkan jalan tuk menggapai harapan.

Walau penat sering kali singgah,

Pelita semangatmu tak pernah padam.

Wahai Guru, Arsitek Peradaban yang agung,

Membangun warisan yang kekal abadi.

Baktimu adalah mutiara tak tergantikan, T

erima kasih tak terhingga, Pahlawan sejati.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *